MEDIA PEMBELAJARAN FISIKA

header ads
Sesungguhnya pada langit dan bumi, benar-benar terdapat tanda-tanda kekuasan-Nya bagi orang-orang yang beriman. (QS Al - Jaatsiyah: 3)

Struktur Alam Semesta (1)

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم


Penciptaan alam ini dilaksanakan dengan perencanaan matang. Demikian juga struktur yang ada pada seluruh bagian dari jagat raya ini. Allah mengisyaratkan bahwa alam semesta dicipta dalam suatu struktur yang sangat harmonis. Informasi demikian dapat ditemukan dalam banyak ayat, di antaranya Surah ar-Ra‘d: 2 sebagai berikut:
"Allah yang meninggikan langit tanpa tiang (sebagaimana) yang kamu lihat, kemudian Dia bersemayam di atas ‘Arsy. Dia menundukkan matahari dan bulan; masing-masing beredar menurut waktu yang telah ditentukan. Dia mengatur urusan (makhluk-Nya), dan menjelaskan tanda-tanda (kebesaran-Nya), agar kamu yakin akan pertemuan dengan Tuhanmu". (QS ar-Ra‘d: 2)

Dalam kaitannya dengan ilmu pengetahuan, ada baiknya pula jika diperhatikan beberapa ungkapan Al-Qur╨an tentang langit yang menggambarkan struktur alam semesta, mulai dari atmosfer sampai kedalaman langit. Langit digambarkan menurunkan air dari proses hidrologis; mulai penguapan yang naik membentuk awan, lalu diturunkan sebagai hujan. Langit juga dianggap sebagai atap, karena segala yang melingkupi bumi mulai dari awan, bintang-bintang, sampai galaksi-galaksi, kita rasakan seolah semuanya berada di atas kita, seolah kita dipayungi kubah langit yang sangat besar. Semuanya memang tanpa tiang yang bisa kita lihat, karena semua benda itu pada dasarnya berada pada posisi dan gerakan masing-masing, karena adanya gaya-gaya yang menahannya. Yang paling berperan dalam menjadikan stabilnya benda-benda langit itu terutama adalah gaya gravitasi. Gaya-gaya yang lain itu mungkin tidak terlihat, tetapi efeknya dapat kita lihat dan rasakan. Dengan gaya gravitasi itu, matahari, bulan, dan semua benda langit bergerak terus-menerus, yang satu mengitari yang lain, seakan terus-menerus bertawaf seperti yang dilakukan oleh manusia saat melaksanakan ibadah haji dan umrah. Semuanya ditundukkan mengikuti hukum-hukum Allah yang telah ditetapkan.


Sumber: Penciptaan Jagat Raya dalam Perspektif Al Qur'an dan Sains

Posting Komentar

0 Komentar