Kelirumologi Albert Einstein

0
بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّØ­ْÙ…َÙ†ِ اارَّØ­ِيم

Oleh : Jaya Suprana


SATU di antara kebanggaan saya adalah pernah mempergelar karya musik sederhana saya pada sebuah konser di kota Ulm, di mana seorang bayi yang diberi nama sebagai Albert Einstein dilahirkan pada tanggal 14 Maret 1879 .
Sumber gambar : tirto.id

Swiss
Di desa Ulm yang pada saat itu masih berada di dalam wilayah kerajaan Wuerttenberg yang masih berada di dalam wilayah kekaisaran Jerman, Albert Einstein menempuh pendidikan dasar sebelum pindah ke Swiss untuk mengikuti program pendidikan guru matematika dan fisika pada federal sekolah politeknik Zurich.

Pada tahun 1901 resmi menjadi warga negara Swiss lalu bekerja di kantor pendaftaran paten di Bern. Sambil bekerja sebagai juru tulis pada kantor paten, Albert Einstein terus gigih menulis naskah terkait dengan ilmu.

Pada usia 26 tahun, Albert Einstein menggoreskan namanya untuk abadi tercatat di dalam lembaran sejarah ilmu fisika dengan tinta emas.

Satu di antara empat naskah ilmiah legendaris Albert Einstein nenegaskan bahwa kecepatan gerak cahaya tidak terikat pada gerak sang sumber cahaya yang merupakan dasar apa yang kemudian disebut sebagai teori kenisbian alias Special Theory of Relativity.

Teori kenisbian special itu kemudian diperas intisarinya menjadi E=mc2 sebagai rumusan paling tersohor dalam sejarah peradaban ilmu fisika terbukti paling sering dicetak sebagai logo kaos oblong.

Mohon para pemuja fanatik Albert Einstein memaafkan jika saya keliru dalam meyakini bahwa Albert Einstein adalah manusia mahajenius, namun beliau tetap manusia yang mustahil sempurna, maka tidak semua pemikiran beliau sempurna tepat dan benar.

Misalnya tentang gelombang gravitasional, pemersatuan teori, quantum entanglement, serta ekspansi alam semesta. 

Energi nuklir
Semula Einstein bersikeras dalam meyakini bahwa pusat tenaga nuklir adalah sesuatu omong kosong alias impian di siang bolong belaka.

Akibat terperangkap pada keyakinan bahwa adalah mustahil melakukan converting mass into energy, maka pada tahun 1934 Einstein sesumbar bahwa tenaga nuklir nustahil mampu berperan sebagai sumber energi untuk tujuan konstruktif.

Sebab tidak melihat ada indikasi sedikitpun bahwa atomic energy bisa diwujudkan kecuali untuk tujuan destruktif seperti bom atom.

Sejak semula secara kemanusian Albert Einstein tidak pernah setuju dengan rencana Jerman membuat bom atom yang diyakini Einstein akan membawa malapetaka terhadap umat manusia.

Albert Einstein sengaja pindah ke Amerika Serikat demi jangan sampai dipaksa Adolf Hitler ikut bikin bom atom.

Terpaksa Einstein kecewa dan sedih sebab ternyata Harry Truman tega memerintahkan dua bom atom bikinan Amerika Serikat dijatuhkan di Hiroshima dan Nagasaki demi membinasakan jutaan manusia dengan alasan demi menghentikan Perang Dunia II.

Memang Albert Einstein keliru dalam meyakini pusat tenaga nuklir mustahil diwujudkan, namun putra terbaik Jerman ini benar dalam hal apabila keliru diwujudkan oleh manusia maka pusat tenaga nuklir rawan menyengsarakan bahkan membinasakan manusia.

Tragedi PTN telah terbukti terjadi secara mengerikan di Three Mile Island, Tchernobyl dan Fukushima.

Dikutip dari: kompas.id

Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)