Susunan Pegas

0
بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّØ­ْÙ…َÙ†ِ اارَّØ­ِيم

Sumber: gridoto.com


Dua buah pegas atau lebih dapat disusun seri, paralel, atau gabungan seri dan paralel. Susunan pegas dapat diganti dengan sebuah pegas pengganti. Berikut hal-hal yang berkaitan dengan pegas pengganti dari susunan pegas seri dan paralel.

Susunan Seri
Perhatikan gambar berikut:
Gaya yang bekerja pada setiap pegas adalah sebesar F. Dengan demikian, setiap pegas akan mengalami pertambahan panjang sebesar Δx1 dan Δx2. Pertambahan panjang total kedua pegas adalah Î”xtotal = Δx1 dan Δx2. Menurut Hukum Hooke, konstanta pegas total rangkaian pegas yang disusun seri tersebut adalah

Susunan Paralel
Perhatikan gambar berikut:
Gambar di atas menunjukkan dua pegas yang dirangkai secara paralel. Jika rangkaian pegas itu ditarik dengan gaya sebesar F, setiap pegas akan mengalami gaya tarik sebesar F1 dan F2, dengan Ftotal = F1 + F2. Setiap pegas juga akan mendapat pertambahan panjang sebesar Δx1 dan Δx2. Oleh karena Î”1 dan Δx2, konstanta pegas total untuk rangkaian pegas paralel menurut
Hukum Hooke adalah



Contoh Soal dan Pembahasan

Dua buah pegas dengan panjang sama dan konstanta gaya masing-masing 300 N/m dan 600 N/m dirangkai. Pada ujung rangkaian digantungkan beban dengan massa 0,9 kg. Berapakah pertambahan panjang rangkaian pegas jika kedua pegas dirangkai secara:
a. seri
b. paralel

 

Pembahasan:
Diketahui  : K1 = 300 N/m ; K2 = 600 N/m ; m = 0,9 kg
Ditanya    :
Δx jika kedua pegas dirangkai
                 a. secara seri
                 b. secara paralel
Jawab:


Untuk Soal dan Pembahasan lainnya dapat diakses di:


Materi lainya:

Sumber: BSE Fisika 2, Aip S, Triwidodo, Setya



Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)