PENJABARAN KD MENJADI INDIKATOR SOAL

Kamis, 03 Oktober 20190 komentar

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

Instrumen penilaian untuk mengukur capaian hasil belajar agar valid dan reliabel. Pengembangan indikator soal, merupakan salah satu komponen penting dalam penyusunan instrumen penilaian.

Fakta di lapangan:
  • Indikator soal yang disusun belum menggambarkan capaian kompetensi. 
  • Pemilihan Kata Kerja Operasional (KKO) tidak sesuai dengan level kognitif. 
  • Level kognitif yang diukur belum bervariasi, kebanyakan mengukur level kognitif pengetahuan dan pemahaman.
Indikator pencapaian kompetensi adalah karakteristik, ciri-ciri, tanda-tanda, perbuatan, atau respons yang harus dapat dilakukan atau ditampilkan oleh peserta didik yang menunjukkan bahwa peserta didik telah menguasai kompetensi dasar tertentu. Indikator pencapaian kompetensi dapat dikembangkan menjadi indikator soal yang digunakan untuk penyusunan instrumen penilaian. Indikator soal digunakan sebagai rambu-rambu dalam penyusunan butir soal atau tugas.

Jenis Indikator Soal:
  1. Indikator Soal Terbuka. Indikator soal terbuka merupakan indikator soal yang komponen Stimulusnya (condition) yang diberikan bersifat umum, sehingga penulis soal bisa membuat variasi soal yang beragam dari satu indikator. 
  2. Indikator Soal Tertutup. Indikator soal tertutup merupakan suatu indikator soal yang komponen stimulusnya (condition) telah ditentukan (memuat stimulus yang spesifik). Pada penyusunan soal yang dibuat menjadi beberapa paket menggunakan indikator tertutup sehingga antara paket satu dengan yang lainnya memenuhi aspek aspek kesetaraan (konten, tingkat kesukaran dan konteks).
Syarat Indikator Soal yang Baik
  1. Indikator soal bentuk pilihan ganda menggunakan satu kata kerja operasional(KKO) yang terukur.
  2. Indikator soal uraian dapat menggunakan lebih dari satu KKO yang terukur. 
  3. Indikator soal yang digunakan dalam penilaian sebaiknya menggunakan stimulus (dasar pertanyaan) berupa gambar, grafik, tabel, data hasil percobaan,kurva, wacana, atau kasus yang dapat merangsang/memotivasi peserta didik berpikir sebelum menentukan pilihan jawaban. 
  4. Dapat dibuat soal dan pilihan jawabannya (untuk soal pilihan ganda). 
  5. Rumusan indikator soal sebaiknya lengkap mencakup empat komponen, yaitu:
  • audience (A): subjek yang akan diukur, dalam hal ini adalah peserta didik 
  • behavior (B): perilaku spesifik yang akan dimunculkan oleh peserta didik. Perilaku (behavior) terdiri atas 2 bagian penting yaitu kata kerja dan objek hasil belajar 
  • condition (C): kondisi batasan yang diberikan kepada peserta didik (stimulus soal)
  • degree (D): tingkat keberhasilan peserta didik dalam mencapai perilaku yang ditunjukkan dengan batas minimal dari penampilan suatu perilaku yang dianggap diterima.
 

Contoh Penjabaran Kompetensi Dasar Menjadi Indikator Soal




NO
KOMPETENSI DASAR
CONTOH INDIKATOR SOAL
1
3.5 Menganalisis gerak parabola
dengan menggunakan
vektor, berikut makna
fisisnya dan penerapannya
dalam kehidupan sehari-hari
Disajikan Gambar dua kendaraan satu melakukan
gerak lurus dengan kecepatan konstan berada di
udara sambil menjatuhkan benda dan satu lagi
melakukan gerak lurus dengan percepatan
konstan berada di darat/laut yang akan menerima
benda tersebut, disertai empat pernyataan,
peserta didik dapat menentukan dua pernyataan
yang benar berkaitan dengan syarat benda dapat
tepat jatuh di kendaraan kedua
2
3.2 Menganalisis sifat elastisitas
bahan dalam kehidupan
sehari hari
Disajikan grafik karakteristik (F – X) dari 5 buah
pegas yang akan dipasang pada mobil sebagai
peredam kejutnya, peserta didik dapat
menyimpulkan pegas yang tepat dipasang pada
mobil tersebut
3
3.1 Menganalisis prinsip kerja
peralatan listrik searah (DC)
berikut keselamatannya
dalam kehidupan sehari-hari
Disajikan gambar rangkaian seri tiga buah lampu
identik terhubung pada sumber tegangan
dilengkapi dengan sekring disertai data beberapa
resistor, peserta didik dapat membuat rangkaian
resistor yang ada untuk mengganti salah satu
lampu yang putus.
4
3.5 Menganalisis pengaruh
kalor dan perpindahan kalor
yang meliputi karakteristik
termal suatu bahan,
kapasitas, dan konduktivitas
kalor pada kehidupan
sehari-hari
Disajikan tabel data kalor jenis, kalor lebur, kalor
uap, titik didih dan titik lebur dari beberapa logam
dan grafik hubungan kalor terhadap suhu tiga
buah sendok yang terbuat dari bahan logam yang
berbeda, peserta didik dapat menentukan:
a. Jenis logam dari masing-masing sendok
disertai alasannya
b. Perbandingan massa ketiga sendok.
5
3.4 Menerapkan prinsip fluida
dinamik dalam teknologi
4.4 Membuat dan menguji proyek
sederhana yang menerapk
Disajikan informasi dan prosedur percobaan
Torricelli yang menerapkan azas Bernoulli serta
grafik hasilnya, disertai empat buah kesimpulan,
peserta didik dapat mengevaluasi keempat
kesimpulan tersebut.
 

Bagikan artikel ini :

Posting Komentar

 
Support : Mr. Iksan
Copyright © 2011. GENERASI FISIKA - All Rights Reserved
Proudly powered by: Fisikane