Petunjuk Praktikum: Percobaan Pembelokan Cahaya Oleh Prisma

0
بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

Percobaan: Pembelokan Cahaya oleh Prisma


Tujuan: Menunjukkan pembelokan cahaya saat melewati prisma dan mempelajari pembentukan spektrum cahaya.

Bahan yang Diperlukan:

  1. Prisma segitiga
  2. Sumber cahaya (misalnya senter atau laser)
  3. Kertas putih atau layar proyeksi
  4. Statif atau meja eksperimen
  5. Meteran atau penggaris

Prosedur:

  1. Letakkan prisma segitiga pada meja eksperimen atau pasang pada statif sehingga prisma berdiri dengan salah satu sisi datarnya menghadap ke atas.
  2. Pastikan prisma dalam posisi stabil.
  3. Hidupkan sumber cahaya dan arahkan cahaya ke prisma sehingga mengenai sisi datar prisma yang menghadap ke atas.
  4. Tempatkan kertas putih atau layar proyeksi di belakang prisma untuk menangkap pola cahaya yang terbelok.
  5. Amati pembelokan cahaya pada kertas putih atau layar proyeksi. Perhatikan warna-warna yang terbentuk di sekitar cahaya yang masuk.

Analisis dan Observasi:

  1. Perhatikan cahaya yang masuk ke prisma. Apa yang terjadi pada cahaya saat melewati prisma? Apakah cahaya terbelok atau tetap lurus?
  2. Perhatikan warna-warna yang terbentuk pada kertas putih atau layar proyeksi. Apa yang dapat Anda amati? Bagaimana pola warna tersebut terbentuk?
  3. Apa yang Anda amati pada perbatasan antara cahaya yang masuk dan cahaya yang terbelok? Apakah ada perubahan arah atau pembelokan yang terjadi?

Penjelasan: Pada percobaan ini, cahaya yang masuk ke prisma mengalami pembelokan atau pembiasan saat melewati prisma. Hal ini terjadi karena prisma memiliki indeks bias yang berbeda dengan medium sekitarnya (udara). Cahaya dengan panjang gelombang yang berbeda akan mengalami pembelokan yang berbeda pula, sehingga terbentuklah pola warna atau spektrum cahaya.

Pembelokan cahaya oleh prisma disebabkan oleh dispersi, yaitu pemisahan cahaya menjadi komponen-komponen dengan panjang gelombang yang berbeda. Cahaya putih, misalnya, terdiri dari berbagai panjang gelombang yang berbeda untuk setiap warna dalam spektrum. Ketika cahaya putih melewati prisma, cahaya tersebut terbelah menjadi warna-warna yang berbeda sesuai dengan panjang gelombangnya, membentuk pola warna lengkung atau spektrum.

Dengan melakukan percobaan ini, Anda dapat mempelajari sifat pembiasan cahaya oleh prisma dan membentuk spektrum cahaya yang terdiri dari warna-warna yang berbeda.


Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)
Jika artikel ini bermanfaat, mohon untuk berkomentar di bawah ini: