LANGIT DALAM PERSPEKTIF AL QUR'AN (25)

Selasa, 18 Juni 20190 komentar

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم


Oleh : Agus Purwanto, D.Sc. 
(Dosen Fisika ITS, Penggagas Pesantren Sains TrenSains)



Tujuh lapis langit 

Di dlm alQuran terdapat 5 ayat yg menyebut tujuh langit: QS 2:29; QS 41:12; QS 65:12; QS 67:3; QS 71:15.

Allah yg menciptakan 7 langit tanpa cacat.

Al-Mulk (الملك) / 67:3)
الَّذِیۡ خَلَقَ سَبۡعَ سَمٰوٰتٍ طِبَاقًا ؕ مَا تَرٰی فِیۡ خَلۡقِ الرَّحۡمٰنِ مِنۡ تَفٰوُتٍ ؕ فَارۡجِعِ الۡبَصَرَ ۙ ہَلۡ تَرٰی مِنۡ فُطُوۡرٍ
"(Dia) Yang telah menciptakan tujuh langit berlapiss. Kamu sekalii tidak melihat pada ciptaan Tuhan Yang Maha Pemurah sesuatu yang tidak seimbang. Maka lihatlah berulangg, adakah kamu lihat sesuatu yang tidak seimbang?"

Kamus:
الَّذِي yang -
خَلَقَ menciptakan - 
سَبْعَ tujuh - 
سَمَاوَاتٍ langit -
طِبَاقًا berlapiss - 
مَا tidak -
تَرَى kamu lihat -
فِي dalam/a - 
خَلْقِ penciptaan -
الرَّحْمَنِ Yang Maha Pemurah -
مِنْ dari - 
تَفَاوُتٍ tidak seimbang -
فَارْجِعِ maka kembalilah -
الْبَصَرَ pandangan -
هَلْ apakah -
تَرَى kamu melihat - 
مِنْ dari - 
فُطُورٍ teratur/seimbang -


Para mufassir menafsirkan tujuh bagi langit sebagai sesuatu yg banyak. Saya mencoba memahami tujuh sebagai enam plus satu. Artinya, tujuh langit itu terdiri dari enam langit material yg terikat oleh hukumm ruang-waktu, dan satu langit imaterial atau langit yg goib dan tdk terikat hukum ruang-waktu. Masalah langit ketujuh akan dibahas khusus. Skrg kita tertarik pada langitt yakni enam langit yg dapat dilihat, dapat diamati.

Makna tafaawut تفاوت di antaranya adalah disparitas, kontras, ketaksamaan, ketakserasian, ketakseimbangan, ketakharmonian atau perbedaan.

Lawannya berarti cacat, disharmoni dan tidak elok tampak di langitt di atas sana. Tetapi apa itu?
Mungkinkan dominasi materi atas antimateri?
Saat ini asimetri materi-antimateri ini yg saya pikirkan.

Sejak teori sampingan Paul Andre Maurice Dirac yakni hole 1928 dikonfirmasi scr eksperimental 1932 oleh Anderson, berkembang keyakinan di kalangan fisikawan bhw setiap materi punya pasangan antimateri nya.
Elektron mempunyai pasangan antielektron yakni positron.
Proton mempunyai pasangan antiproton.
Netron mempunyai antinetron.
Quark antiquark,
dan seterusnya.

Antipartikel mempunyai kuantitas massa, spin yg sama kecuali muatan listriknya dengan partikel pasangannya.
Sifat yg menarik, jika partikel bertemu antipartikel spt elektron bertemu positron keduanya akan lenyap dan berganti mjd radiasi foton.


Alam semesta kita berawal dari ketiadaan absolut. Tidak ada ruang, tdk ada waktu, tidak ada materi, tidak ada radiasi. Tidak ada apa pun kecuali Tuhan dlm kesendirianNya.

Tuhan berkehendak dan berfirman, KUN.


Diadopsi mjd teori The Big Bang, dari nol muncul materi dan antimateri dalam jumlah sama. Simetri.

Jagad raya simetri.
Tetapi pada waktu satu per seratus milyar detik stlh big bang terjadi penyimpangan proses fundamental yg menyebabkan asimetri, materi lbh banyak dari antimateri. Setiap satu milyar satu 1.000.000.001 partikel terdapat satu milyar 1.000.000.000 antipartikelnya. Setiap 1.000.000.001 proton terdapat 1.000.000.000 antiproton.


Sebagai ilustrasi, 
jumlah molekul gas dalam satu mol dinyatakan dlm bilangan Avogadro 6,02x10^23. Artinya, ada sejumlah antimolekulnya dan jika semua antimolekul ini bertemu dg molekul pasangannya maka semua antimolekul lenyap dan hanya tersisa 6,02x10^14 molekul.

Dikatakan molekul jauh lbh dominan drpd antimolekulnya.
Jagad raya kita didominasi materi dibanding antimateri shg langit tampak bagai atap yang stabil tanpa cacat.
Bayangkan jika jumlah materi sama dengan jumlah antimateri, setiap saat akan bertemu, lenyap dan muncul radiasi yg berkilau. Langit rusak, pecah berkilauan.

Jika jumlah materi sama dg jumlah antimateri alias jagad raya simetri maka nasib kita pun mjd tidak aman.

Sebabnya setiap saat kita bisa berinteraksi dg antipartikel tubuh kita.
Kuping kita lenyap jika bertemu dg antikuping, dan saat hilang telinga kita mengeluarkan cahaya ...cloroooottt.

Barangkali itulah makna langit tanpa cacat, tanpa merukanan.
Jjumlah materi lbh dominan atau lbh banyak drpd jumlah antimateri.
Pertemuan materi-antimateri tidak menampakkan kerusakan yg signifikan.
Alam semesta asimetri yg lahir sebagai alam semesta awal simetri, dan mengalami proses menyimpang saat 0,00000000001 detik stlh the Big B. Itulah saat "kelahiran" materi atau baryon dan dikenal sbg baryogenesis ...


Wallaahua'lam
Bagikan artikel ini :

Posting Komentar

 
Support : Mr. Iksan
Copyright © 2011. GENERASI FISIKA - All Rights Reserved
Proudly powered by: Fisikane