Inikah Kedalaman Neraka? Pendekatan Dengan Perhitungan Gerak Jatuh Bebas

0
بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

الحمد لله رب العالمين, وصلاة والسلام على أشرف المرسلين. أما بعد :



Dari Abu Hurairah رضي الله عنه pula, katanya: "Kita semua bersama Rasulullah صلی الله عليه وسلم, tiba- tiba terdengarlah suara benda yang jatuh keras, lalu beliau bersabda: "Adakah engkau semua mengetahui suara apakah ini?" Kita semua berkata: "Allah dan RasulNya yang lebih mengetahui." Beliau صلی الله عليه وسلم lalu bersabda: "Ini adalah batu yang di Iemparkan ke dalam neraka sejak tujuh puluh tahun yang lalu dan kini sudah sampai di dasar neraka itu. Maka dari itu engkau semua dapat mendengarkan suara jatuhnya." (HR Muslim)


Seberapa dalam neraka itu? 

Mari kita hitung seberapa kedalaman neraka itu berdasarkan perhitungan fisika dan berdasarkan hukum-hukum yang berlaku di bumi. Berdasarkan dari hadits di atas, bahwa sebuah benda baru sampai di dasar neraka setelah dalam waktu 70 tahun. Anggap benda jatuh bebas, sehingga berdasakan konsep fisika bahwa benda yang jatuh bebas maka akan memenuhi persamaan :
  • Ketinggiannya : h=1/2 gt2
  • Kecepatan jatuhnya : v=√2gh
Mari kita hitung bersama!

  1. Untuk menghitung ketinggiannya (kedalaman) maka kita gunakan persamaan: h=1/2 gt2
Jika g = 10 m/s2 dan t = 70 tahun = 70 x 365 x 24 x 3600 = 2,060352.1010 s, maka:
h=1/2.10.(2,060352.1010 )2
h =2,122525181952 .1021 m, anggap kita bulatkan menjadi : h = 2. 1021 m atau 2. 1018 km (bacane ndean….: 200 trilyun trilyun km)

Jadi kedalaman neraka berdasarkan perhitungan hukum fisika yang berlaka dibumi adalah  2. 1018 km
Subhanallah………!!!!

    2.  Untuk menghitung kecepatan baru saat sampai di dasar neraka kita gunakan persamaan : v=√2gh
v=√(2.10.2.1021 )
v = 2. 1011 m/s


Subhanallah….

Perhitungan di atas hanyalah berdasakan konsep fisika yang berlaku di bumi. Padahal dialam Akhirat sendiri:"...dalam sehari setara dengan lima puluh ribu tahun (QS AL Ma’arij:4). 

JADI Seberapa kedalaman neraka sesungguhnya hanya Allah Yang Maha Tahu.

Wallahu’Alam.

Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)