ITSF SEA 2025 Anugerahkan Guru Inovatif, Dari Inspirasi Menjadi Prestasi Nasional

0
بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّØ­ْÙ…َÙ†ِ اارَّØ­ِيم




Jakarta — Indonesia Toray Science Foundation kembali menggelar Science Education Award (SEA) Program ke-32 Tahun 2025 sebagai bentuk apresiasi terhadap inovasi pembelajaran sains yang dilakukan para guru di Indonesia. Penganugerahan ini berlangsung pada Rabu (12/2/2026) di Hall AYANA Midplaza Jakarta dan dihadiri oleh para praktisi pendidikan, akademisi, serta tamu undangan dari berbagai daerah.


Penghargaan SEA merupakan program tahunan ITSF yang bertujuan mendorong lahirnya inovasi dalam pembelajaran sains di tingkat sekolah. Ajang ini menjadi wadah bagi para pendidik untuk menampilkan karya terbaik mereka dalam mengembangkan metode pembelajaran yang kreatif, aplikatif, dan berdampak bagi peserta didik.


Pada tahun ini, sepuluh guru dari berbagai provinsi di Indonesia berhasil meraih penghargaan bergengsi tersebut. Mereka adalah:

  • Baiatur Ridhwan, S.Pd. (SMA Negeri 1 Geger, Jawa Timur); 
  • Dimas Candra Atmaja, S.Pd., M.T. (SMA Unggulan CT Arsa Foundation Sukoharjo, Jawa Tengah); 
  • Drs. H. M. Ridwan (MAN 9 Jakarta Timur); 
  • Fajriyatun, S.Pd. (SMP Negeri 9 Purwanegara, Jawa Tengah); 
  • Melvatria Karim, S.Pd. (MAN 1 Kabupaten Gorontalo); 
  • Nur Risnawati Kusuma, S.P., M.Pd. (SMA Negeri 3 Makassar, Sulawesi Selatan); 
  • Qurrota A’yun, M.Pd. (SMA Pribadi Premiere Depok, Jawa Barat); 
  • Rika Fitriani Sitanggang, S.Pd. (SMA Negeri 1 Tanjungpandan, Kepulauan Bangka Belitung); 
  • Sahri Ramdan, M.Pd. (SMA Daarut Tauhiid Boarding School Bandung Barat, Jawa Barat); serta 
  • Ullyatus Sa’adah, S.Pd. (SMA Nasional KPS Balikpapan, Kalimantan Timur).


Salah satu penerima penghargaan, Qurrota A’yun, M.Pd., menyampaikan rasa syukur atas capaian yang diraihnya. Ia mengungkapkan bahwa inovasi yang dikembangkan tidak lepas dari inspirasi para gurunya di masa lalu.


Alhamdulillah, saya bersyukur bisa meraih penghargaan inovasi guru yang didanai dari ITSF. Saya terinspirasi dari guru fisika saya dulu di MAN, Iksan Taufik Hidayanto, yang pernah meraih SEA tahun 2010. Semoga guru-guru saya yang telah memberikan ilmu senantiasa mendapatkan pahala yang mengalir,” tuturnya.

Qurrota A’yun, M.Pd.

Melalui penghargaan ini, ITSF berharap para guru dapat terus mengembangkan kreativitas dan inovasi dalam pembelajaran, khususnya di bidang sains dan teknologi. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi motivasi bagi para pendidik lainnya untuk terus berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.


Penganugerahan SEA tidak hanya menjadi ajang penghargaan, tetapi juga momentum untuk memperkuat jejaring antarpendidik serta berbagi praktik baik dalam pembelajaran sains. Dengan demikian, diharapkan lahir lebih banyak inovasi yang mampu menjawab tantangan pendidikan di era modern.


Nantikan ITSF ke 33 di Tahun 2026 pada bulan Mei - Juni. Insya Allah. Peersiapkan karya Anda.









Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)