Jejak Perjalanan Liburan Ke Taiwan: MRT Kereta Tak Bersopir (11)

0
بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم


Mass Rapid Transit (MRT) atau sistem kereta cepat telah menjadi salah satu sarana transportasi utama di banyak kota besar di seluruh dunia. Di Taiwan, MRT telah menjadi tulang punggung transportasi perkotaan dan menjadi contoh sukses dalam mengatasi kemacetan lalu lintas serta mendukung mobilitas penduduk secara efisien.

Perjalanan menuju Taipei Zoo dan Gondola Maokong

Pengembangan sistem MRT di Taiwan dimulai pada tahun 1987 dengan pembukaan Jalur MRT Danshui (sekarang Jalur Merah). Sejak itu, sistem MRT di Taiwan terus berkembang pesat, mencakup sejumlah kota besar seperti Taipei, Kaohsiung, dan Taoyuan. Pemerintah Taiwan berkomitmen untuk meningkatkan kualitas transportasi perkotaan dengan membangun lebih banyak jalur MRT untuk mengatasi masalah kemacetan dan mengurangi emisi gas rumah kaca.

Keunggulan Sistem MRT Taiwan

a. Efisiensi dan Pelayanan Pintar: Sistem MRT Taiwan dikenal karena efisiensinya dalam menyediakan pelayanan transportasi yang nyaman dan tepat waktu. Jadwal kereta yang ketat dan pelayanan pintar memastikan para penumpang dapat dengan mudah merencanakan perjalanan mereka dan tiba di tujuan tepat waktu.

b. Infrastruktur Modern: Taiwan MRT memiliki infrastruktur modern yang mendukung sistem transportasi ini. Stasiun-stasiun MRT didesain dengan baik, lengkap dengan fasilitas seperti eskalator, tangga berjalan, dan aksesibilitas untuk penyandang disabilitas.

c. Keamanan dan Kebersihan: Sistem MRT di Taiwan sangat mengutamakan keamanan dan kebersihan. Penjagaan ketat dan pengawasan canggih di stasiun-stasiun dan kereta membantu menciptakan lingkungan yang aman bagi penumpang.

d. Integrasi dengan Moda Transportasi Lain: MRT di Taiwan terintegrasi dengan sistem transportasi lainnya seperti bus dan kereta api, memudahkan para penumpang untuk berpindah dari satu moda transportasi ke moda lainnya dengan mudah.

e. Teknologi Ramah Lingkungan: Sebagai salah satu contoh kesadaran lingkungan, MRT Taiwan menggunakan teknologi ramah lingkungan dengan mengurangi emisi gas buang. Penggunaan energi hijau dan pengelolaan limbah yang efisien membantu mengurangi dampak negatif sistem transportasi ini pada lingkungan.

Pemandangan dari dalam MRT

Dampak pada Masyarakat dan Lingkungan

MRT Taiwan telah memberikan dampak positif yang signifikan pada masyarakat dan lingkungan:

a. Mengurangi Kemacetan: MRT telah berhasil mengurangi jumlah kendaraan pribadi di jalan-jalan utama, mengurangi kemacetan lalu lintas dan waktu perjalanan para penduduk.

b. Peningkatan Mobilitas: Sistem MRT yang efisien telah meningkatkan mobilitas penduduk, membuat perjalanan antar wilayah menjadi lebih cepat dan nyaman.

c. Pertumbuhan Ekonomi: Dengan menghubungkan daerah-daerah penting di kota-kota besar, MRT telah mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah-wilayah tersebut dengan lebih mudahnya akses ke tempat-tempat penting.

d. Pengurangan Emisi Gas Rumah Kaca: Dengan mengurangi penggunaan kendaraan pribadi, MRT berperan dalam mengurangi emisi gas rumah kaca dan mendukung upaya Taiwan dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.


Perjalanan pulang dari Taipei Zoo dan Gondola Maokong Naik MRT

MRT Tak Bermasinis

MRT di Taiwan tidak memiliki masinis seperti sistem MRT tradisional pada umumnya. Sistem MRT di Taiwan, khususnya di kota Taipei, dikenal sebagai "Taipei Metro" atau "Taipei MRT," dan beroperasi dengan teknologi yang dikenal sebagai "Automatic Train Operation" (ATO) atau "Driverless Train System."

Automatic Train Operation (ATO):
Sistem ATO memungkinkan kereta MRT beroperasi secara otomatis tanpa kehadiran masinis di kabin pengemudi. Teknologi ini berbasis pada sistem komputer yang mengendalikan kereta, termasuk percepatan, perlambatan, dan pengaturan kecepatan. Sebuah pusat pengendali yang dilengkapi dengan perangkat lunak dan sistem pemantauan mengawasi seluruh operasi kereta.

Pengawasan dan Keamanan:
Walaupun tidak ada masinis di kabin, sistem ATO ini sangat aman dan diawasi secara ketat oleh operator yang bertugas di pusat pengendali. Pusat pengendali mengawasi pergerakan seluruh kereta MRT dan dapat mengintervensi jika ada masalah atau situasi darurat. Selain itu, terdapat sistem keamanan yang canggih seperti sensor, kamera pengawas, dan sistem anti-tabrakan yang membantu memastikan keselamatan penumpang.

Keuntungan Tanpa Masinis:
Keuntungan utama dari sistem MRT tanpa masinis adalah efisiensi dan presisi dalam operasi. Sistem ATO dapat mengatur jarak antar kereta dengan sangat tepat, mengoptimalkan kecepatan dan pemberhentian, sehingga mengurangi kemacetan dan meminimalkan keterlambatan. Tanpa adanya masinis, ruang yang biasanya digunakan untuk kabin pengemudi dapat dimaksimalkan untuk jumlah penumpang, sehingga kapasitas angkut kereta dapat ditingkatkan.

Dukungan Teknologi Canggih:
MRT Taiwan dilengkapi dengan teknologi canggih untuk memberikan layanan yang lebih baik kepada penumpang. Antarmuka pengguna yang ramah, informasi real-time, serta aksesibilitas untuk penyandang disabilitas merupakan contoh fitur-fitur modern yang terdapat dalam sistem MRT di Taiwan.

MRT di Taiwan telah menjadi cerminan kesuksesan dalam menghadapi tantangan mobilitas perkotaan. Dengan efisiensinya, sistem ini telah memberikan keunggulan dalam pelayanan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat, sambil berkontribusi pada perlindungan lingkungan. Sebagai contoh sistem MRT yang berhasil, Taiwan dapat menjadi inspirasi bagi negara-negara lain dalam meningkatkan infrastruktur transportasi perkotaan mereka.

Pemandangan Alam Taiwan

Bersambung ke: Potret - Potret Lain

Tags

Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)
Jika artikel ini bermanfaat, mohon untuk berkomentar di bawah ini: