MENYUSUN KISI KISI SOAL

0
بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّØ­ْÙ…َÙ†ِ اارَّØ­ِيم


Kisi-kisi adalah suatu format berbentuk matriks berisi informasi yang dapat dijadikan pedoman untuk menulis atau merakit soal. Penyusunan kisi-kisi merupakan langkah penting yang dilakukan sebelum penulisan soal. Bila beberapa penulis soal menggunakan satu kisi-kisi, akan dihasilkan soal-soal yang relatif sama (paralel) dari tingkat kedalaman dan cakupan materi yang ditanyakan.

Syarat kisi-kisi yang baik:
  1. Mewakili isi kurikulum yang akan diujikan. 
  2. Komponen-komponennya rinci, jelas, dan mudah dipahami. 
  3. Indikator soal harus jelas dan dapat dibuat soalnya sesuai dengan bentuk soal yang telah ditetapkan.
Komponen-komponen yang diperlukan dalam sebuah kisi-kisi disesuaikan dengan tujuan tes. Komponen kisi-kisi terdiri atas komponen identitas dan komponen matriks. Komponen identitas diletakkan di atas komponen matriks. Komponen identitas meliputi jenis/jenjang sekolah, program studi/peminatan, mata pelajaran, tahun ajaran, kurikulum yang diacu, alokasi waktu, dan jumlah soal. Komponenkomponen matriks berisi kompetensi dasar yang diambil dari kurikulum, kelas dan semester, materi, indikator, level kognitif, bentuk soal dan nomor soal.

Langkah-langkah menyusun kisi-kisi:
1. menentukan KD yang akan diukur;
2. memilih materi yang esensial;
    Kriteria pemilihan materi yang esensial:
    a. lanjutan/pendalaman dari satu materi yang sudah dipelajari sebelumnya
    b. penting harus dikuasai peserta didik
    c. sering diperlukan untuk mempelajari mata pelajaran lain
    d. berkesinambungan pada semua jenjang kelas
    e. memiliki nilai terapan tinggi dalam kehidupan sehari-hari.

3. merumuskan indikator yang mengacu pada KD dengan memperhatikan materi dan level kognitif.

Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)